The
cure of today: Honeysuckle – Orange Pekoe
Jangan
senang dulu. Saya masih hidup.
Jadi
lupakan usaha anda membakar kemenyan, dupa, dan bunga tujuh rupa demi
matinya blog ini. Sungguh. Lebih baik bakar saja asmara saya. Ehem.
Rasanya sudah lama sekali tidak menulis blog, kemampuan diksi &
abominasi saya bahkan melemah. Tampaknya hal ini menjadi indikator
kuat bahwa dunia mendekati Armageddon. Ah, pembicaraan ini jadi
semakin keluar konteks. Lalu, lalu, dengan tak tahu malu saya kembali
mengisi blog disfungsional ini karena desakan kaum sipil *HUAHAHA*
yang sepertinya merindukan kenajisan saya. Saya terharu karena
beberapa kali menggelar konversasi ringan (yailah,
bilang aja ngobrol) dengan beberapan teman(s), hampir selalu
mendapati pertanyaan, “lagi sibuk ya? Update
lagi dong blog-nya,” ..rasanya saya ingin sekali menjabat
tangan manusia-manusia luar biasa ini satu per satu lalu berteriak,
“OTAK KALIAN SUDAH DICUCI, KISANAK! HUAHAHAHAHAHA” --ehem.
Ah, penulis macam apa saya ini, tidak ada manis-manisnya. Baiklah,
sekian aja untuk preambul.
Kembali
pada sebuah pertanyaan klise, bagaimana kabar
saya? Lalu songsong dengan jawaban klise pula, kabar
saya baik-baik saja. Pada poin ini tepat sekali jika anda
berteriak “GET A LIFE, BITCH!” kemudian menarik pelatuk
headshot ke kening Helda Vanessa. Uhuk. Sebenarnya pun saya tidak
sesibuk itu, hanya saja karena terlalu asik dengan dunia sureal
sendiri, jari jemari saya menjadi malas mengetik panjang-panjang.
Terkadang ketika mood nulis kritikan blog muncul,
kondisi fisik saya sedang tidak memungkinkan. Sehubungan soal fisik,
frekuensi saya jatuh sakit sekarang meningkat tajam seiring
bertambahnya film horror Indonesia. Hih. Gejalanya pasti demam, badan
nyeri-nyeri, perut sakit, kepala senut-senut, wajah imut-imut
*cough*. Dan pada akhirnya
saya memilih mendekam terus di kamar, bergelung dalam selimut,
membayangkan beberapa hari ke depan seseorang akan menemukan saya
sudah terkujur kaku dikerubungi sekelompok merpati putih nan lucu.
BAGAIMANA PULA BISA ADA MERPATI DI DALAM KAMAR?! Ah, sudahlah.
Sepertinya logika saya sudah tercampuraduk dengan bayang-bayang Kid
si Pembantai. Atau Batosai si Pencuri? Hmm.
Nulis
apa lagi ya... otak saya terasa kebas.
Oh
iya, follow saya di Twitter dong, http://twitter.com/frauassenava
Yang
nggak punya Twitter, ayo sign up biar bisa nge-follow saya.
Ih,
motivasinya norak. Huahahahaha.