Entry: SS: Manis Thursday, May 14, 2009



The cure of today: Consepontowa – Leh


Ceritakan, ada apa?” kau mencicit pura-pura perhatian.

Ya begitulah...” suaraku meringsek juga.


Lalu balada murahan kita dimulai. Manis dan enigmatis. Romantis? Najis.

Kau menawarkan secangkir kopi dalam metafor. Sesekali tertawa bersama, tinggal seset rambutku 10 senti, kita dua mirip bujang tak ada kerjaan. Pria dibalik saluran bertarif murah itu menyeret-nyeretkan suaranya. Sok sensual, aku melengos. Kau tersenyum simpul mati lalu tertawa parau. Jam 3 pagi dan kita berbincang lagi, bergagauan lagi, bersimbah cinta lagi, kemudian masing-masing akan menutup telepon sambil menahan rindu. Hih, kok norak sekali. Beginilah jadinya bila dua muda mudi yang mengeja 'MEMBACA' saja terbata-bata ─mencoba menyabung kasih. Manis dan enigmatis.


Jangan-jangan nanti kamu menginap bersama teman wanita.” satu alisku terangkat curam.

Aku menginap bersama teman pria.” kau tersenyum menang.

KETAHUAN SEKARANG, KAMU HOMO.” jelas, aku lebih menang. Manis dan enigmatis.


Lalu dengan gejolak hormon layaknya serdadu, kau ajak temu. Aku risau hingga geraham bergetar, mondar-mandir ke titik yang sama dimana cermin berada. Setelah lama membelak, tak ada yang bermasalah kecuali memang struktur wajah yang patut dapat belasungkawa. Telepon genggamku bergetar tanda kau sudah di depan, oh inang. Kubuka pintu dan disitulah kau menyunggingkan senyum kuda. Kuda putih tanpa pangeran penunggangnya. Khayalku akan Cinderella berubah menjadi fabel kacangan, terimakasih. Aku tertawa sumbang dalam birama 4/4, menahan rasa malu tiap melihatmu. Lantas kau mengeluarkan keripik singkong kebanggaanmu untuk dimakan berdua. Ha. Keripik singkong kan makanan sipil, protesku. Kau tertawa, keripik aku habiskan semua, lalu kita berangkulan bersama. Manis seperti biang gula.


Kamar ini sudah terlalu bau cinta, dan keringat kita.

Kau pura-pura tertidur. Aku pura-pura tak tertidur.

Salah satu mengintip penuh harap, lainnya menunggu hingga sarap.

Lalu kita lumat lagi, lagi, dan lagi. Manis. Enigmatis.


Oleh: Helda Vanessa
Inspired by a true story :p

   7 comments

aqidah cinta
June 23, 2009   07:18 AM PDT
 
Mbak Yuuki Nona Autis, Coment pertama salam kenala aja ya :). Lha saya bloger baru e, masih belajar ngeblog... Lagi nyari-nyari kenalan :). Sudi mampir diblog saya ya.
titiw
June 12, 2009   12:27 PM PDT
 
Aih2.. you are GOOD, miss.. btw udah punya pacar yak..? yg poto2 pelukan di FB pacar..? huahahahahah.. *kabur*
Helda
May 31, 2009   12:36 AM PDT
 
Unee>aduh. saya tersandjung lho, un. sini saya beri kecupan hangat persahabatan. Huihuihiuhihu. Thanks ^^

Name>TAI LAH.XDDDDDD *sepak*
Name
May 19, 2009   10:17 AM PDT
 
ciehh... yang lagi dimabuk sang smara...
ihikihikihik XD
unee
May 18, 2009   01:50 PM PDT
 
V !!!
INI KEREN !!!
BANGET !!

Kalo pake bahasa fb, " Like " !!

haha.

Helda
May 16, 2009   09:57 AM PDT
 
sialan kau.xD huahauahuahua
udah lama ga nulis2 cerita dan kebetulan kemaren lagi iseng, beginilah jadinya XD
nanien
May 15, 2009   03:00 PM PDT
 
hoa.. ternyata lo bisa nulis dengan gaya begini ya Held, kirain cuma bisa nulis dengan bau2 kolor aja XD

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments