|
The cure of today: Consepontowa – Leh
“Ceritakan, ada apa?” kau mencicit pura-pura perhatian. “Ya begitulah...” suaraku meringsek juga.
Lalu balada murahan kita dimulai. Manis dan enigmatis. Romantis? Najis. Kau menawarkan secangkir kopi dalam metafor. Sesekali tertawa bersama, tinggal seset rambutku 10 senti, kita dua mirip bujang tak ada kerjaan. Pria dibalik saluran bertarif murah itu menyeret-nyeretkan suaranya. Sok sensual, aku melengos. Kau tersenyum simpul mati lalu tertawa parau. Jam 3 pagi dan kita berbincang lagi, bergagauan lagi, bersimbah cinta lagi, kemudian masing-masing akan menutup telepon sambil menahan rindu. Hih, kok norak sekali. Beginilah jadinya bila dua muda mudi yang mengeja 'MEMBACA' saja terbata-bata ─mencoba menyabung kasih. Manis dan enigmatis.
“Jangan-jangan nanti kamu menginap bersama teman wanita.” satu alisku terangkat curam. “Aku menginap bersama teman pria.” kau tersenyum menang. “KETAHUAN SEKARANG, KAMU HOMO.” jelas, aku lebih menang. Manis dan enigmatis.
Lalu dengan gejolak hormon layaknya serdadu, kau ajak temu. Aku risau hingga geraham bergetar, mondar-mandir ke titik yang sama dimana cermin berada. Setelah lama membelak, tak ada yang bermasalah kecuali memang struktur wajah yang patut dapat belasungkawa. Telepon genggamku bergetar tanda kau sudah di depan, oh inang. Kubuka pintu dan disitulah kau menyunggingkan senyum kuda. Kuda putih tanpa pangeran penunggangnya. Khayalku akan Cinderella berubah menjadi fabel kacangan, terimakasih. Aku tertawa sumbang dalam birama 4/4, menahan rasa malu tiap melihatmu. Lantas kau mengeluarkan keripik singkong kebanggaanmu untuk dimakan berdua. Ha. Keripik singkong kan makanan sipil, protesku. Kau tertawa, keripik aku habiskan semua, lalu kita berangkulan bersama. Manis seperti biang gula.
Kamar ini sudah terlalu bau cinta, dan keringat kita. Kau pura-pura tertidur. Aku pura-pura tak tertidur. Salah satu mengintip penuh harap, lainnya menunggu hingga sarap. Lalu kita lumat lagi, lagi, dan lagi. Manis. Enigmatis.
Oleh:
Helda Vanessa |
| aqidah cinta June 23, 2009 07:18 AM PDT Mbak Yuuki Nona Autis, Coment pertama salam kenala aja ya :). Lha saya bloger baru e, masih belajar ngeblog... Lagi nyari-nyari kenalan :). Sudi mampir diblog saya ya. | ||
| titiw June 12, 2009 12:27 PM PDT Aih2.. you are GOOD, miss.. btw udah punya pacar yak..? yg poto2 pelukan di FB pacar..? huahahahahah.. *kabur* | ||
| Helda May 31, 2009 12:36 AM PDT Unee>aduh. saya tersandjung lho, un. sini saya beri kecupan hangat persahabatan. Huihuihiuhihu. Thanks ^^ Name>TAI LAH.XDDDDDD *sepak* | ||
| Name May 19, 2009 10:17 AM PDT ciehh... yang lagi dimabuk sang smara... ihikihikihik XD | ||
| unee May 18, 2009 01:50 PM PDT V !!! INI KEREN !!! BANGET !! Kalo pake bahasa fb, " Like " !! haha. | ||
| Helda May 16, 2009 09:57 AM PDT sialan kau.xD huahauahuahua udah lama ga nulis2 cerita dan kebetulan kemaren lagi iseng, beginilah jadinya XD | ||
| nanien May 15, 2009 03:00 PM PDT hoa.. ternyata lo bisa nulis dengan gaya begini ya Held, kirain cuma bisa nulis dengan bau2 kolor aja XD | ||
| Leave a Comment: |